
Pergerakan Siklon Tropis (Foto: BMKG)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pergerakan Siklon Tropis Senyar yang memicu terjadinya cuaca ekstrem. Bahkan, menimbulkan banjir dan longsor di Sumatera.
Hingga Sabtu (29/11/2025), pukul 07.00 WIB, terpantau TD Ex-Siklon Tropis Senyar, yakni merupakan fase pasca siklon tropis dari Siklon Tropis Senyar setelah mengalami penurunan intensitas dan punah
“Saat ini, sistem terpantau berada di sekitar wilayah Laut Cina Selatan sebelah barat laut Tarempa, tepatnya di sekitar 4.4 derajat LU, 104 derajat BT dengan kecepatan maksimum mencapai 30 knot (55 Km/jam) dan tekanan udara minimun 1006 hPa,” tulis BMKG.
Namun, BMKG memprediksi, dalam 6-12 jam ke depan, TD Ex-Siklon Tropis Senyar akan kembali menguat dengan kecepatan angin mencapai sekitar 35 knot (kurang lebih 65 Km/jam) saat terus bergerak ke arah timur laut menuju Laut Cina Selatan di sekitar 5.3 derajat LU-106.6 derajat BT. Sehingga berpotensi meningkat menjadi siklon tropis kategori 1.
Kondisi tersebut terus bergerak dan dalam 24 jam ke depan, intensitas angin diperkirakan relatis stabil di 35 knot (kurang lebih 65 Km/jam). Kemudian, dalam 48-72 jam ke depan, sistem ini berpotensi melemah di sekitar 9.0 derajat LU-110.5 derajat BT karena mulai berinteraksi dengan Siklon Tropis Koto yang berada di dekat jalurnya.
“Secara keseluruhan, peluang TD Ex-Siklon Tropis Senyar untuk berkembang kembali menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada pada kategori tinggi,” imbuhnya.